"Gerakan Kulkul: Desa Delodberawah Bersatu Lawan Sampah Plastik"
Transformasi Tradisi untuk Lingkungan
Gerakan Kulkul kali ini difokuskan pada misi penyelamatan lingkungan: Pembersihan dan Pengurangan Sampah Plastik. Di bawah fasilitas dan arahan langsung dari Ibu Ketua TP PKK Desa Delodberawah, aksi ini menyasar titik-titik krusial di lingkungan desa yang rentan menjadi penumpukan sampah non-organik.
Ibu Ketua PKK menegaskan bahwa keterlibatan kader PKK dan Posyandu sangat vital karena mereka adalah garda terdepan di tingkat keluarga.
"Gerakan ini bukan sekadar membersihkan desa hari ini, tapi mengedukasi masyarakat bahwa sampah plastik adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan suara kulkul, kita mengetuk kesadaran setiap rumah tangga," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Sinergi PKK dan Posyandu
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WITA ini menunjukkan antusiasme yang tinggi. Selain melakukan pembersihan fisik, para kader juga melakukan hal-hal berikut:
Edukasi Pemilahan: Memberikan contoh langsung cara memisahkan sampah plastik dengan sampah organik kepada warga.
Aksi Pungut Plastik: Menyisir area jalan utama, drainase, dan fasilitas publik di Desa Delodberawah.
Dialog Komunitas: Mengajak warga untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam kegiatan sehari-hari.
Harapan Kedepan
Melalui Gerakan Kulkul ini, Desa Delodberawah diharapkan tidak hanya menjadi desa yang bersih secara visual, tetapi juga menjadi pionir dalam tata kelola sampah berbasis masyarakat. Langkah nyata pada hari Minggu ini membuktikan bahwa semangat gotong royong (ngayah) yang dipadukan dengan kepedulian lingkungan dapat menciptakan dampak besar bagi masa depan desa yang lebih hijau dan sehat.
#DesaDelodberawah #GerakanKulkul #PKKDelodberawah #PosyanduPeduli #BebasSampahPlastik #BaliHijau


Komentar
Posting Komentar